Total Tayangan Halaman

Minggu, 31 Oktober 2010

"Slamat tinggal Rembulan" (cukla amannusa)

Waktu yang seringkali membuatnya terburu-buru sepertinya tidak lagi ia hiraukan, Ia lebih tenang..matanya yang dulu liar dan memandang orang lain dengan tatapan berontak sekarang dalam dan acuh. Dia tidak pernah takluk pada apapun kecuali intuisinya...seorang egaliter sejati, sosialis yang selalu menjalani hidup dengan caranya yang ekstrim...
Sepanjang malam tadi aku duduk bersamanya...menemaninya memandang rembulan yang hampir penuh,...entahlah, sepertinya Ia sedang berusaha menagkap makna..hampir berjam-jam tidak berkata-kata..hanya diam dan diam....
Untuk yang pertama dan terakhir sebelum Ia beranjak dari duduknya dan pergi ..aku mendengar Ia berucap.."Biarkan Rembulan tenggelam sendiri..".
kemudian lelaki itu pergi...

PokycaY, Puertorico 06 mei 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar